Aku sudah tidak pernah mendengar kabarmu...
sudah 4 tahun lebih..
Aku tak mengenal lagi pelukan hangat dalam kedinginan..
Desah napasnya yang sangat hidup itu mulai sirna..
Kesejukan dikala lelah tak akan kujumpai..
Aku mulai paham seiring dengan kedewasaanku..
Senyuman itu tak akan pernah kembali..
Tak kan pernah sama. Tidak akan..
Bidadari keluargaku sudah pergi..
Jauh... meninggalkanku.. Selamanya..
Tekadku..
Tanpa kesaksiannya..
Aku harus terus maju..
Tanpa kesaksiannya..
Aku tetap bisa..
Walau setiap detik ,
aku merindukan semuanya..
IBU... AKU MENCINTAIMU
~Miftakhul Islamiyah~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar